[Cerpen] Tabir

Cerpen Tabir

Aku ingin merantau. Mengadu nasib di tanah orang, seperti Para misalnya. Tanah ini sudah tidak lagi bisa ditanami padi, singkong, sayuran. Kita tidak bisa lagi berkebun, bercocok tanam. Jaman sudah berubah. Tidak sama seperti saat aku masih bocah, digendong Si Mbok ke sawah, mengantar makanan untuk Bapak, bertanya banyak hal tentang bagaimana Si Mbok dan […]

Laman: 1 2