var config = { lazyads: false, navigasi: 1, navigasi_nomor: { tampilan_per_halaman: 6, tampilan_tombol_navigasi: 3, }, adblock: { pakai: true, text: 'Turn off AdBlock on the browser to view the content of this site.' }, slider: { pakai: false, kecepatan: 3, tinggi: 360 }, halaman_berjudul: { pakai: true, next: 'Selanjutnya', prev: 'Sebelumnya', latest: 'Ini Terbaru', oldest: 'Ini Terlama' }, related_post_tengah: { jumlah: 4, image: true, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-msLPy2sUgRs/XsaanLh7hdI/AAAAAAAAIjQ/sMfL_VE-30MWP5PI9at8dzKtZW0igRHDgCK4BGAsYHg/w75-h56-p-k-no-nu/igniplex-noimage.png' }, related_post_bawah: { jumlah: 6, image: true, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-msLPy2sUgRs/XsaanLh7hdI/AAAAAAAAIjQ/sMfL_VE-30MWP5PI9at8dzKtZW0igRHDgCK4BGAsYHg/w250-h167-p-k-no-nu/igniplex-noimage.png' }, middlebar: { jumlah: 4, image: true, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-msLPy2sUgRs/XsaanLh7hdI/AAAAAAAAIjQ/sMfL_VE-30MWP5PI9at8dzKtZW0igRHDgCK4BGAsYHg/w250-h167-p-k-no-nu/igniplex-noimage.png' } };

Fitur Baru WhatsApp Akan Hadir di Update Terbaru, Apa Itu?

Fitur Baru WhatsApp Akan Hadir di Update Terbaru, Apa Itu

Fitur baru WhatsApp yang segera hadir pada update aplikasi teranyar cukup bikin heboh jagat maya. Pasalnya ini dimungkinkan untuk menangkis para pesaing beratnya seperti Telegram dan Signal. Yang kita tahu sempat mendapat banyak simpati ketika anak usaha Facebook (sekarang Meta) mendapat kecaman terkait keamanan data penggunanya.

Perusahaan platform chatting WhatsApp berencana untuk membuka fitur komunitas. Hal ini memungkinkan untuk dibuatnya sebuah grup yang besar seperti yang dirancang oleh pesaingnya, Telegram.

Mengutip The Verge, menurut WABetaInfo, fitur Komunitas tampaknya memberi admin grup lebih banyak kekuasaan atas grup. Ini termasuk kemampuan untuk membuat grup dalam grup, yang mungkin mirip dengan aplikasi Discord.

Selain itu, admin grup dapat mengundang pengguna baru melalui Tautan Undangan Komunitas. Sementara untuk masalah enkripsi, WABetaInfo menyebut bahwa kemungkinan besar bersifat end-to-end.

Pada desain tampilan, dikabarkan akan ada perubahan desain yang membedakan antara chatting Komunitas dan obrolan grup biasa. Ikon komunitas nantinya akan digambarkan dengan simbol kotak dengan sudut membulat.

Meski begitu, belum ada tanggal pasti peluncuran aplikasi ini secara resmi.

Langkah ini sendiri disebut-sebut merupakan manuver WhatsApp dalam menutup kesenjangan yang melebar antara WA dan aplikasi perpesanan lain seperti Telegram dan Signal. Awal tahun ini, kebijakan privasi baru WhatsApp menyebabkan kekhawatiran akan data pribadi konsumen. Ini membuat migrasi massal pengguna ke aplikasi tandingan lainnya.

Sumber : CNBC Indonesia
Gambar : Istimewa

Berita Terkait

Posting Komentar