var config = { lazyads: false, navigasi: 1, navigasi_nomor: { tampilan_per_halaman: 6, tampilan_tombol_navigasi: 3, }, adblock: { pakai: true, text: 'Turn off AdBlock on the browser to view the content of this site.' }, slider: { pakai: false, kecepatan: 3, tinggi: 360 }, halaman_berjudul: { pakai: true, next: 'Selanjutnya', prev: 'Sebelumnya', latest: 'Ini Terbaru', oldest: 'Ini Terlama' }, related_post_tengah: { jumlah: 4, image: true, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-msLPy2sUgRs/XsaanLh7hdI/AAAAAAAAIjQ/sMfL_VE-30MWP5PI9at8dzKtZW0igRHDgCK4BGAsYHg/w75-h56-p-k-no-nu/igniplex-noimage.png' }, related_post_bawah: { jumlah: 6, image: true, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-msLPy2sUgRs/XsaanLh7hdI/AAAAAAAAIjQ/sMfL_VE-30MWP5PI9at8dzKtZW0igRHDgCK4BGAsYHg/w250-h167-p-k-no-nu/igniplex-noimage.png' }, middlebar: { jumlah: 4, image: true, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-msLPy2sUgRs/XsaanLh7hdI/AAAAAAAAIjQ/sMfL_VE-30MWP5PI9at8dzKtZW0igRHDgCK4BGAsYHg/w250-h167-p-k-no-nu/igniplex-noimage.png' } };

Menanggapi Kontroversi Kebijakan Privasi, Begini Kata Bos WhatsApp

Menanggapi Kontroversi Kebijakan Privasi, Begini Kata Bos WhatsApp

Menanggapi kontroversi kebijakan WhatsApp yang masih panas hingga saat ini, akhirnya bos aplikasi perpesanan paling populer tersebut angkat bicara. Head of WhatsApp, Will Cathcart mengungkapkan bahwa apa yang diumumkan baru-baru ini banyak membingungkan pengguna. Hingga banyak yang memutuskan untuk pindah ke aplikasi lain.

"Kami tahu bahwa kami harus bersaing untuk kepercayaan pengguna menyangkut privasi, dan kami pikir pada akhirnya ini adalah hal yang baik untuk dunia, untuk orang-orang memiliki pilihan," kata Cathcart, dikutip dari DetikInet, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Cara Chatting WhatsApp Sambil Nonton Video di PiP Mode

Cathcart menekankan bahwa pembaruan kebijakan privasi yang dilakukan bertujuan untuk lebih memudahkan interaksi di akun bisnis. Lebih lanjut, dengan dengan adanya penyesuaian tersebut akun bisnis memiliki opsi untuk mengelola chat yang mereka terima di sistem Facebook.

Dengan demikian para pelaku usaha bisa melihat dan menggunakan informasi dari pengguna untuk tujuan marketingnya. Sementara dalam usaha tetap menjaga privasi pengguna, Cathcart menyampaikan bahwa terdapat bilah pemberitahuan terkait dukungan dari Facebook.

"Namun demikian, untuk transparansi penuh, kami akan memberi tahu pengguna di bagian atas chat jika bisnis mendapat dukungan dari Facebook. Semua terserah pengguna apakah mereka mau atau tidak menghubungi bisnis di WhatsApp, atau jika mereka hanya ingin berkomunikasi dengan teman,"

Namun demikian, bos WahtsApp tetap pada pendiriannya bahwa tidak mungkin membuat kebijakan privasi tersebut menjadi opsional. Dengan alasan bahwa di masa mendatang orang-orang pasti akan berhubungan dengan akun bisnis.

"Meski itu adalah fitur opsional, kami rasa penting bagi semua orang untuk tahu tentang itu. Tidak semua orang berbicara dengan bisnis saat ini, tapi beberapa akan melakukannya di masa depan,"

Jika demikian, lalu bagaimana menurut pendapat kalian? Apakah masih akan tetap menggunakan WhatsApp atau berpindah ke aplikasi lain? Share pendapat kalian di kolom komentar ya.

Baca juga: Sekarang, Masing-masing Kontak WhatsApp Bisa Pakai Wallpaper Berbeda

Author : Noval Irmawan
Image : MessengerPeople

Berita Terkait

Posting Komentar