Pasar Saham Asia Anjlok Akibat Eskalasi Perang Dagang AS-Cina Meningkat

- 2:08 PM
Pasar Saham Asia Anjlok Akibat Eskalasi Perang Dagang AS-Cina Meningkat

PortalSoho - Pasar saham Asia jatuh pada perdagangan hari ini, Senin, 26/08/2019. Ini disinyalir karena eskalasi tajam perang dagang AS-Cina, sehingga investor merasa terguncang.

Sebelumnya, pada hari Jumat, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif secara efektif semua impor Cina ke AS. Ini sebuah balasan setelah Beijing mengatakan akan memberlakukan bea masuk baru dan menaikkan tarif impor AS ke China.

Di Cina, indeks Hang Seng Hong Kong turun 3,2% sementara Shanghai Composite juga anjlok 1,3%. Indeks acuan Nikkei 225 Jepang turun 2,3%. Yuan Tiongkok melemah ke level terendah selama 11 tahun terakhir terhadap dolar AS. Yuan terperosok hingga sekitar 7,15 per dolar di perdagangan Asia pagi ini.

Penurunan tajam dalam yuan awal bulan ini mendorong AS untuk secara resmi menyebut Cina sebagai "manipulator mata uang", hingga menambah ketegangan antara kedua negara.

"Perang dagang antara AS dan Cina telah meningkat secara dramatis," kata Louis Kuijs, kepala Ekonomi Asia di Oxford Economics.

"Eskalasi tit-for-tat ini menunjukkan betapa tidak mungkinnya ada kesepakatan perdagangan dan menjadi de-eskalasi." lanjutnya.

Awal Mula Perang Dagang Kembali Meningkat

Pada hari Jumat, AS mengatakan akan memulai proses menaikkan tarif impor Cina sekitar $250 miliar (£203,8 miliar) dari 25% menjadi 30%. Lonjakan itu akan diterapkan mulai 1 Oktober.

AS juga mengatakan tarif baru untuk barang-barang Cina bertambah sebesar $300 milyar, yang diumumkan awal bulan ini, sekarang akan berada pada tingkat 15%, bukan 10%. Batch pertama dari tarif tersebut akan diperkenalkan pada bulan September.

Dalam sebuah tweet, Trump mengatakan ia berencana untuk memerintahkan perusahaan-perusahaan AS yang bekerja di Cina untuk memindahkan operasi mereka kembali ke AS. Belum jelas bagaimana cara Trump bisa memaksa perusahaan untuk patuh.

Langkah itu muncul setelah Cina menyampaikan memulai kembali langkah perang dagang terbarunya, mereka mengumumkan rencana untuk mengenakan barang-barang AS senilai $75 miliar dengan tarif baru dan kenaikan untuk bea yang ada.

Perang Dagang Dua Raksasa Ekonomi

Dua ekonomi terbesar di dunia telah berada dalam ring pertempuran perdagangan selama setahun terakhir. Tarif baru yang memberatkan dikenakan pada barang satu sama lain bernilai miliaran dolar.

Trump telah lama menuduh Tiongkok melakukan praktik perdagangan tidak adil dan pencurian kekayaan intelektual. Di Cina, ada persepsi bahwa AS sedang berusaha mengekang kenaikan ekonominya.
Penerjemah: Noval Irmawan Gambar Ilustrasi

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search