Kemendag Tambah Kuota Impor Jagung Tahun Ini, Jadi 130rb Ton

- 3:12 AM
Kemendag Tambah Kuota Impor Jagung Tahun Ini, Jadi 130.000 Ton

Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan kuota tambahan untuk impor jagung tahun 2019 sebanyak 30.000 ton. Dengan penambahan tersebut, kuota impor jagung yang ditetapkan pemerintah untuk tahun ini menjadi 130.000 ton.

Sebelumnya, pemerintah telah menugaskan Perum Bulog mengimpor jagung hingga 100.000 ton. Menyikapi kebijakan ini, peternak unggas meminta jagung impor masuk sebelum Februari 2019 karena masuk panen raya.

Adapun realisasi kuota tambahan ini diharapkan terlaksana pada akhir Maret 2019 mendatang. Jagung impor tersebut nantinya akan dialokasikan ke Perusahaan Umum Bulog.

Terkait informasi ini, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag Oke Nurwan mengatakan, kuota tambahan impor jagung akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan para peternak mandiri.

Dalam hal ini, Nurwan juga mengungkapkan bahwa apa yang menjadi keputusannya sudah mendapat persetujuan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

"Itu sudah perintah rapat koordinasi," katanya, sebagaimana dihimpun dari Kontan, Selasa (8/1/2019).

Baca juga: Catat! Ini Daftar Harga BBM Terbaru Per 5 Januari 2019

Imbas Terhadap Panen Raya Jagung RI

Oke Nurwan mengungkapkan bahwa tambahan impor jagung dinilai tidak akan berpengaruh terhadap panen raya jagung yang mulai berlangsung bulan februari. Alasannya, penetapan kuota ekstra itu telah menimbang pasokan serta masukan dari berbagai pihak.

Sementara itu, pada November tahun lalu Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI), Sholahuddin pernah mengingatkan pemerintah terkait kekhawatirannya tentang keputusan pemerintah.

Sholahuddin mengatakan bahwa impor jagung bisa menurunkan semangat petani.

"Kalau impor masuk saat panen, petani sudah bisa membayangkan harga jagung mereka akan anjlok," katanya, Minggu (4/11/2018).

"Seharusnya tahun politik menjadi kesempatan pemerintah untuk semakin menunjukkan keberpihakannya kepada petani," tutup Sholahudin.
Penulis: Noval Image : pontas(dot)id

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search