Rentetan Aksi Jual Saham Sandiaga Uno Demi Biaya Kampanye Pilpres 2019

- 1:38 AM
Rentetan Aksi Jual Saham Sandiaga Uno Demi Biaya Kampanye Pilpres 2019

Calon wakil presiden (Cawapres) Sandiaga Uno tercatat telah berkali-kali menjual kepemilikan sahamnya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Berdasarkan laporan terakhir 6 Desember 2018 yang dihimpun Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Sandiaga telah melepas saham Saratoga sebanyak 7 juta saham.

Sebelumnya, pada akhir September tahun ini, kepemilikan saham Sandiaga Uno tercatat masih di angka 754,1 juta. Artinya, Sandi memiliki 27,80% dari total saham Saratoga.

Kemudian, tertanggal sejak 2 Oktober 2018 Sandiaga Uno mulai aktif menggelar aksi jual saham Saratoga. Hingga 4 Desember, Cawapres nomor urut 02 tersebut tercatat telah melepas kepemilikan 123,3 juta saham Saratoga. Nilai transaksi penjualan saham itu, jika dirupiahkan kira-kira mencapai Rp 465,6 miliar.

Terakhir, dilihat Jumat (7/12/2018), Sandi kembali menjual kepemilikan sahamnya. Tercatat hingga saat ini jumlah yang tersisa menjadi 623,8 juta saham, atau menyusut menjadi 22,99% dari total saham Saratoga.

Harga saham Saratoga sendiri ditutup di posisi Rp 3.710 per saham. Dengan asumsi harga penjualan sebesar Rp 3.700 per saham, Sandiaga Uno berpotensi meraup dana segar sebesar Rp 25,9 miliar dari transaksi penjualan saham tersebut.

Baca juga: Pendanaan Dari Luar Negeri Lebih Murah Dibanding Domestik

Jual Saham Untuk Biaya Kampanye

Cawapres nomor urut 02 yang berpasangan dengan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahudin Uno secara blak-blakan mengatakan bahwa aksi jual saham besar-besaran yang dilakukan olehnya adalah untuk membiayai kampanye Pilpres 2019.

"Seperti saya sudah ungkapan. Bahwa saya dengan Pak Prabowo untuk memastikan giat kampanye tetap bergulir. Karena sampai kini belum ada donasi, dan saya sampaikan siap untuk terus all out, Makanya saya jual kembali saham, untuk membiayai progres kampanye ini," kata Sandi di Kota Malang, Rabu (5/12/2018).

Baca juga: Prabowo Cerita Minta Kredit ke Bank Indonesia Tapi Ditolak, Memang Bisa?

Dalam kesempatan itu, Sandiaga menyebut jika survei internal sudah menjangkau pada titik 40 persen lebih. "Sudah melewati bulan Desember, hasil survei telah melewati angka 40 persen, makanya saya harus all out, berapapun yang dibutuhkan," ungkapnya.

Baca juga: Cawapres Sandiaga Uno Deklarasikan Partai Emak-Emak
Penulis: Noval Irmawan
Editor : Asri Nuryani
Image : jawapos(dot)com

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search