Kinerja Kurang Optimal, Dirut Bank BJB Dicopot

- 2:43 AM
Kinerja Kurang Optimal, Dirut Bank BJB Dicopot

Direktur Utama (Dirut) Bank BJB, Ahmad Irfan resmi dicopot dari jabatannya saat ini. Hal tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank BJB Tbk (BJBR). RUPSLB Bank BJB sendiri digelar Selasa (11/12/2018) di Hotel Aryaduta, Kota Bandung.

Pemprov Jawa Barat, melalui Gubernur Ridwan Kamil selaku pemegang saham mayoritas mengapresiasi kinerja Bank BJB hingga saat ini. Dilihat dari pertumbuhan kredit yang meningkat pesat, hingga pengendalian kredit macet yang cukup efektif.

"Kami mengapresiasi, saham juga bagus Rp 1.900 hari ini. Menandakan confident pasar terhadap BJB besar. Apresiasi setinggi-tingginya, pemilik saham senang," kata Emil, usai mengikuti RUPSLB.

Meski demikian, pihaknya dan pemegang saham lain menginginkan sosok baru yang dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki Bank BJB ke depan. Ini terkait adanya visi baru yang menghendaki BJB bisa menjadi bank pembangunan.

Baca juga: Prabowo Cerita Minta Kredit ke Bank Indonesia Tapi Ditolak, Memang Bisa?

Selain itu, Bank BJB saat ini dinilai kurang bisa mengoptimalkan pendanaan bagi UMKM. Berdasarkan catatan Emil, dari 100% kegiatan Bank BJB, kurang lebih hanya 5% saja yang menyentuh sektor ini.

Padahal, menurut Emil, ekonomi Jawa Barat salah satunya ditopang oleh sektor UMKM.

"UMKM kurang dioptimalkan. Dari 100 persen kegiatan bjb hanya 5 persen sekian kredit UMKM. Kami beri tantangan baru menjadi development bank dan mikro," katanya.

Baca juga: Rentetan Aksi Jual Saham Sandiaga Uno Demi Biaya Kampanye Pilpres 2019

Direktur Utama (Dirut) Baru Bank BJB

Untuk menjawab semua tantangan yang disebutkan, dibutuhkan sosok baru di tubuh direksi Bank BJB. Posisi Dirut baru, lanjut Emil, akan ditentukan setelah mengikuti tahap seleksi yang dilakukan oleh tim yang dibentuk.

Hasil fit and proper rencananya akan diumumkan pada saat RUPS tahunan bulan Maret 2019. Adapun Ahmad Irfan masih diberi kesempatan untuk ikut serta dalam seleksi tersebut.

"Dirut diberhentikan, tapi boleh fit and proper lagi di tantangan baru ini. Tapi, karena kita ingin fair kita buka diri dengan pihak lain yang dinilai punya pengalaman dan warna baru," ungkap Emil.

Sementara itu, Ahmad Irfan menyampaikan proses penggantian ini adalah hal yang biasa. "Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama selama ini. Empat tahun ini BJB tumbuh pesat. Alhamdulillah, saya lepas BJB dengan baik," katanya.

Namun, sampai saat ini Irfan belum memutuskan apakah akan mengikuti seleksi lagi atau tidak. "Nanti lihat ke depan saja lah ya,"

Untuk mengisi kekosongan jabatan di jajaran direksi bank seteleh Dirut diberhentikan. Maka dalam beberapa bulan ke depan akan ada jajaran direksi yang merangkap jabatan.

"Direktur Kepatutan akan merangkap menjadi Dirut. Terus Direktur Komersil merangkap Direktur Retail. Sehingga sampai Maret tidak ada kekosongan jabatan," kata Emil.

Baca juga: Ini Besaran Dana Kelurahan yang Siap Cair di Tahun 2019
Penulis: Noval Irmawan
Editor : Noval Irmawan
Image : ayobandung(dot)com

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search