Ini Alasan Nasrullah Mundur Dari Bendum PAN

- 6:17 PM
Ini Alasan Nasrullah Mundur Dari Bendum PAN

Nasrullah mengungkapkan alasan kenapa dirinya mundur dari posisi sebagai Bendahara Umum (Bendum) Partai Amanat Nasional (PAN). Ia menyampaikan bahwa memiliki perasaan tak cocok dengan manajemen yang ada di DPP PAN saat ini.

"Kenapa saya mengajukan pengunduran diri... dalam sebuah organisasi, lembaga, atau institusi yang ada periodesasi, setiap kepemimpinan punya pola sendiri. Nah, kenapa saya mundur, karena tidak cocok dengan model manajemen yang ada di DPP sekarang," kata Nasrullah, Selasa (25/12/2018).

Namun dalam hal ini, Nasrullah tidak mengungkapkan lebih jauh perihal ketidakcocokannya. Dia hanya menyinggung bahwa persoalannya terkait dengan masalah keterbukaan DPP PAN. Sekaligus ada kesewenang-wenangan di dalam tubuh pengurus.

"Di partai manapun, atau lembaga apapun, ada mekanisme, tata cara, uraian peraturan partai, dan kesepakatan internal. Awalnya enak, berjalan santai, lancar, semakin ke sini semakin ada sumbatan. Berjalan seenaknya saja, semaunya saja," lanjutnya.

Sementara itu, dengan pernyataan tersebut, Nasrullah sekaligus menegaskan jika pengunduran dirinya tak ada kaitan sama sekali dengan persaingan Pilpres 2019.

Baca juga: Di balik Skandal Penyimpangan Dana Kemah Pemuda Muhammadiyah

Lebih lanjut, Nasrullah membandingkan kepengurusan DPP PAN saat ini dengan dua organisasi lain, di mana dirinya aktif di dalamnya, yaitu Muhammadiyah dan Keluarga Besar Pelajar Islam indonesia (KB PII). Dua organisasi itu, kata Nasrullah, manajemennya berjalan baik. Sementara di DPP PAN saat ini, dia merasa tak cocok dengan manajemennya.

Nasrullah lalu menanggapi soal harapan Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo yang berharap dirinya tak jadi mundur. Nasrullah lalu menjelaskan soal manajemen awal PAN saat dia berjibaku membangun partai bersama Dradjad dan kader PAN lainnya.

"Selama ini saya dan teman-teman yang membangun partai dari awal, yang kita ciptakan adalah keterbukaan dan rasa guyub. Saya di kongres beda pilihan dengan Mas Dradjad, Mas Tjatur, tapi setelahnya biasa lagi. Nah itu hal yang biasa." ujarnya.

Ketum KB PII ini akan segera menyerahkan surat pengunduran dirinya ke Ketum PAN Zulkifli Hasan. "Segera," ujarnya.

Baca juga: Prabowo Tak Diundang Muktamar Pemuda Muhammadiyah: Tampang Saya Kurang Menyenangkan
Penulis: Noval
Editor: Noval
Image : aktaindonesia(dot)com

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search