Peluang Usaha Sate Ayam Menggiurkan, Omzet Hingga Puluhan Juta

- 4:51 PM
Peluang Usaha Sate Ayam Menggiurkan, Omzet Puluhan Juta

Siapa sangka berjualan sate ayam adalah peluang usaha yang menggiurkan. Banyak di antara kita menganggap berjualan sate adalah bisnis kecil-kecilan. Namun jika ditekuni betul-betul dan sedikit inovasi, maka omzetnya bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Sate sendiri termasuk menu familiar di telinga kita. Bahkan makanan satu ini memiliki penggemar yang cukup luas, dari mulai anak muda hingga orang tua. Banyaknya penggemar sate inilah yang membuat para pelaku usaha sate bermunculan. Bahkan di antaranya menawarkan kemitraan usaha.

Baca juga: Tren Traveling Naik Tinggi, Startup Baru Banyak Bermunculan

Satay Kato, Usaha Sate Ayam Kawula Muda

Salah satu bisnis sate ayam yang terbilang sukses adalah Satay Kato. Warung sate asal Jakarta Selatan ini mengusung konsep kaki lima guna menarik perhatian kawula muda. Usaha yang sudah berjalan sejak 2016 ini sekarang telah memiliki 75 cabang di berbagai kota di Indonesia.

"Saat ini Satay Kato sudah punya 75 cabang di sekitar Jabodetabek, Medan, Lampung, Makassar, Yogyakarta, Solo, dan Samarinda," kata Yuda Fajrin, pemilik Satay Kato, seperti dikutip dari Kontan, Jumat (30/11/2018).

Satay Kato juga menawarkan peluang usaha bagi mereka yang berminat di bidang ini. Mitra usaha tersebut dapat melakukan investasi awal sebesar Rp 75 juta. Dengan modal tersebut mitra mendapatkan fasilitas kerjasama seumur hidup, satu buah gerobak kayu, peralatan usaha lengkap, dekorasi, promosi, sistem bisnis, pelatihan karyawan, dan bahan baku awal.

"Mekanismenya saya beli putus," ungkap Yuda.

Baca juga: Peluang Bisnis Online Hanya Bermodal Instagram

Menu Sate Ayam yang Ditawarkan

Satay Kato secara tampilan hampir mirip dengan sate taichan yang dibakar tanpa menggunakan kecap. Kemudian disajikan bersama sambal pedas. Tapi sang pemiliki mengungkapkan bahwa Satay Kato bukan seperti yang dikira banyak orang. Satay Kato lebih menonjolkan rasa pedasnya dengan ragam varian serta rempah.

Selain itu, yang unik lagi adalah Satay Kato hanya menggunakan daging ayam bagian paha saja. Satay Kato memiliki rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan sate taichan pada umumnya. Ini dikarenakan sambal yang digunakan bukanlah sambal mentah, melainkan sambal masak.

Rentang harga yang bisa ditawarkan kepada pembeli, seperti yang diterapkan oleh Satay Kato berkisar antara Rp 20.000 - Rp 25.000 per porsi. Satu porsi berisi 10 tusuk sate, ditambah nasi putih.

Omzet Bisnis Sate Ayam

Saat ini, bisnis sate seperti yang dilakukan Satay Kato bisa mendapat keuntungan berkisar di angka Rp 50  juta sampai Rp 80 juta per bulan per satu gerai. Jika saat ini Satay Kato memiliki 75 gerai, Anda bisa menghitungnya sendiri.

Bahkan gerai Satay Kato yang inti (bukan cabang) bisa mengantongi omzet sampai Rp 5 juta per hari.  Artinya sebulan bisa mencapai Rp. 150 juta. Lumayan kan? Yuk, buka usaha sate ayam.

Baca juga: Bisnis Asuransi Kerugian Diprediksi Positif di Akhir Tahun
Penulis: Noval Irmawan
Editor : Noval Irmawan
Image : jadiberita.com

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search