Data Facebook Indonesia Ikut Bocor, Kominfo Minta Hasil Audit

- 3:15 AM
Data Facebook Indonesia Ikut Bocor, Kominfo Minta Hasil Audit

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memanggil perwakilan Facebook Indonesia, Kamis (5/4/2018). Dalam pertemuan tersebut, Menkominfo mengutarakan permintaan kepada Facebook untuk ditindaklanjuti terkait antisipasi kebocoran data pengguna di Indonesia. Menkominfo meminta hasil audit terhadap aplikasi-aplikasi yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga tersebut. Dari hasil audit akan bisa dilihat apakah berdampak buruk pada masyarakat Indonesia.

Pemanggilan ini menyusul laporan terbaru Facebook terkait jumlah data pribadi pengguna yang dicuri firma Cambridge Analytica. Sebanyak 1 juta data pengguna Indonesia masuk dalam total 87 juta data pengguna Facebook global yang dipegang Cambridge Analytica. Firma tersebut merupakan konsultan politik yang membantu kampanye pemenangan Donald Trump dalam Pilpres 2016.

"Ada beberapa hal sebagai tindak lanjut. Pertama, kami tekankan lagi semua media sosial termasuk Facebook harus comply dengan aturan di Indonesia," kata Rudiantara seusai pertemuan dengan Facebook seperti dikutip dari Kompascom.

"Kami juga minta Facebook sesegera mungkin untuk melakukan shutdown atas aplikasi yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga, terutama kuis-kuis personality test yang model Cambridge Analytica. Itu dimatikan dulu di Indonesia," jelas Rudiantara.

Sebelumnya Menkominfo sempat menyarankan pengguna di Indonesia untuk sementara "puasa" dulu menggunakan media sosial.

"Kalau terpaksa pakai media sosial, dipilih-pilih dan hati-hati. Tunggu sampai semuanya berjalan dengan baik,"

Kuis kepribadian memang marak beredar di Facebook, dan ini adalah salah satu pintu masuk pengumpulan data pribadi pengguna oleh pengembang pihak ketiga. Data itu kemudian bisa saja disalahgunakan untuk kepentingan tertentu, seperti yang dilakukan Cambridge Analytica.

Baca juga: Satu Juta Data Pengguna Facebook Indonesia Bocor

Tanggapan Facebook Indonesia

Dalam keterangan lain, Public Policy Facebook, Ruben Hattari, mengatakan bakal segera menyampaikan permintaan pemerintah ke Facebook pusat. Ia tak berjanji semuanya bisa dilaksanakan, tetapi pihaknya telah mengambil langkah-langkah solutif.

"Saya belum bisa memastikan dapat dilaksanakan," kata Ruben.

=== PORTALSOHO ===
Penulis: Noval
Editor: Asrinur
Gambar: KompasCom

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search