G20 Akan Keluarkan Rekomendasi Peraturan Untuk Kripto Pada Juli 2018

- 2:43 AM
G20 Akan Keluarkan Rekomendasi Peraturan Untuk Kripto Pada Juli 2018

Berita Mata Uang Kripto - Para pemimpin ekonomi dunia yang tergabung dalam G20 telah menetapkan tenggat waktu untuk memberikan rekomendasi terkait regulasi mata uang kripto sebagai langkah pertama menuju peraturan terpadu mata uang kripto, yaitu pada bulan Juli 2018.

Ketua Bank Sentral Argentina, Frederico Sturzenegger mengatakan pada selasa (20/03/2018) setelah pertemuan dengan para menteri keuangan dunia di Buenos Aires, bahwa negara-negara anggota yang hadir setuju bahwa mata uang kripto perlu dikaji lebih dalam. Frederico mengungkapkan bahwa diperlukan lebih banyak informasi sebelum peraturan dapat diajukan kepada setiap negara.

Selama konferensi pers, ia mencatat bahwa para anggota memiliki batas waktu yang tegas pada bulan Juli 2018 untuk memunculkan rekomendasi.

"Pada bulan Juli kita harus menawarkan rekomendasi yang sangat konkret dan sangat spesifik, bukan 'apa yang kita atur?' tapi 'data apa yang kita butuhkan?' " kata Frederico.

Namun, tidak semua bangsa ikut dalam rencana ini. Pada hari sebelumnya, yaitu Senin (19/03/2018), Presiden Bank Sentral Brasil, Ilan Goldfajn mengatakan bahwa mata uang kripto tidak akan diatur di negaranya. Menurut layanan berita El Cronista. melaporkan bahwa jalan keluar yang akan diambil Brasil tidak harus mengikuti peraturan yang digariskan oleh G20, mengenai mata uang kripto atau masalah lainnya.

Sementara itu, G20 berjanji untuk menerapkan standar Satuan Tugas Aksi Keuangan (Financial Action Task Force - FATF) - sebuah badan antar pemerintah yang dibentuk untuk memerangi pencucian uang dan pendanaan teroris - untuk mata uang kripto.

Baca juga: G20 Summit 2018 Akan Membahas Secara Khusus Fenomena Mata Uang Kripto

"Kami berkomitmen untuk menerapkan standar FATF karena berlaku untuk aset kripto, nantikan tinjauan FATF terhadap standar tersebut, dan mintalah FATF untuk memajukan pelaksanaan global. Kami memanggil badan penyiapan standar internasional untuk melanjutkan pemantauan aset kripto dan risikonya, sesuai dengan mandat mereka, dan menilai tanggapan multilateral sesuai kebutuhan." kata perwakilan FATF yang dirilis Selasa sore.

Diskusi tentang mata uang kripto ini diilhami oleh sebagian besar seruan untuk melihat lebih dekat dengan mata uang kripto dalam beberapa bulan terakhir. Seruan tersebut dikeluarkan oleh negara-negara anggota G20 di antaranya adalah Perancis, Jerman, A.S. dan Jepang.

Dalam hal ini, bankir pusat dan pejabat pemerintah telah menganjurkan untuk melihat lebih dekat dampak kripto yang mungkin terjadi pada kejahatan, investor dan ekonomi dunia. Di sisi lain, pejabat keuangan dari Perancis dan Jerman mengatakan dalam sebuah surat gabungan bahwa mata uang kripto "dapat menimbulkan risiko besar bagi investor,". Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan seorang pejabat pemerintah anonim Jepang menyatakan keprihatinan tentang penggunaannya dalam kegiatan ilegal.

Namun, regulator utama tampaknya setuju dengan pernyataan bersama bahwa terdapat efek besar yang ditimbulkan oleh mata uang kripto pada sistem keuangan global. Kepala Bank of England, Mark Carney, yang juga memimpin Dewan Stabilitas Keuangan G20, menulis pada hari Minggu bahwa "aset kripto tidak menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan global saat ini,". Pernyataan ini didasari dengan mengutip ukuran relatif dari keseluruhan kapitalisasi pasar.

Mark Carney melanjutkan, mata uang kripto sendiri telah membuat kurang dari 1 persen dari produk domestik bruto global (PDB). Sementara credit default swap sama dengan GDP global pada tahun 2008.

Beberapa pejabat yang menghadiri KTT menyerukan seperangkat peraturan global yang setiap negara akan dapat menegakkannya, tetapi tidak jelas seberapa jauh diskusi tentang kemungkinan peraturan yang didapat.

Baca juga: Pemerintah Cina Mulai Mengasingkan Mata Uang Kripto

Adapun sebuah dokumen publik yang dirilis sebelum pertemuan tersebut mencatat bahwa "teknologi di balik aset kripto memiliki potensi untuk mempromosikan inklusi keuangan,". Tetapi di sisi lain mereka mencatat bahwa dampak pada stabilitas keuangan dan penggunaan potensial dalam penghindaran pajak dan kegiatan ilegal perlu dipahami.

=== PORTALSOHO ===
Penulis: Noval
Editor: Asrinur

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search