Header Ads

Bank Negara Malaysia (BNM) Fokus Untuk Awasi Penyelenggaraan ICO yang Menyesatkan


Bank Negara Malaysia (BNM) Fokus Untuk Awasi Penyelenggaraan ICO yang Menyesatkan

Berita Mata Uang Kripto - Perhatian pemerintah Malaysia melalui Bank Negara Malaysia (BNM) terhadap perkembangan penggunaan mata uang kripto untuk mendanai sebuah proyek yang biasa disebut Initial Coin Offering (ICO) semakin difokuskan. Ini seperti yang mereka lakukan pada sebuah proyek bernama Coinzer.

Penyelenggata Initial Coin Offering (ICO) asal Malaysia telah ditandai oleh bank sentral negara tersebut untuk segera melakukan tidgakan dengan mematuhi peraturan yang ada dalam mempromosikan penjualan token mereka.

Dalam catatan peringatan yang dikeluarkan tersebut, tertanggal pada hari minggu oleh Bank Negara Malaysia (BNM), bank sentral tersebut membidik proyek kripto yang bernama Coinzer, yang menggunakan logo BNM dan Lambang Negara, yaitu Lapisan Persenjataan Malaysia, dalam desain token yang diusulkan pada kertas putih dan website.

Sebuah gambar yang diposkan oleh bank sentral lebih lanjut menunjukkan bahwa, selain logo dan lambangnya, desain tersebut juga menggabungkan 14 titik simbol Bintang Malaysia dan kode negara Malaysia.


Peringatan BNM Untuk ICO yang Menyesatkan

"BNM ingin menyatakan bahwa hal itu tidak mengotorisasi atau mendukung platform kripto yang disebut Coinzer. Anggota masyarakat disarankan untuk berhati-hati dan mengevaluasi dengan hati-hati risiko yang terkait dengan investasi dalam mata uang digital," kata bank sentral dalam pernyataannya.

Peringatan BNM merupakan sinyal lain bahwa regulator negara tersebut meningkatkan usaha mereka dalam memantau proyek ICO dalam negeri, melalui metode promosi yang tidak sah, dapat menyesatkan investor domestik.

Pada 9 Januari, badan pengawas pasar sekuritas Malaysia, Securities Commission Malaysia (SC), mengeluarkan sebuah cease-and-desist untuk startup menjelang ICO yang direncanakannya.

Pada bulan yang sama juga, dalam sebuah pernyataan bersama, SC dan BNM menggandakan komitmen mereka untuk lebih fokus pada proyek ICO.

"Kedua pihak berwenang akan terus memantau perkembangan ini, dan tidak akan ragu untuk melakukan tindakan terhadap orang yang melakukan kegiatan ilegal atau tidak sah," kata dua regulator Malaysia tersebut.

Segala bentuk peringatan dan peraturan yang disampaikan oleh pihak pemerintah Malaysia ini menandakan bahwa pada dasarnya dukungan terhadap pengembangan teknologi mata uang kripto cukup tinggi. Namun mereka akan benar-benar mengawasinya sehingga perlindungan dan hak konsumen benar-benar terjaga.

=== PORTAL SOHO ===
Penulis: Noval
Editor: Asrinur

Tidak ada komentar

*Budayakan untuk meninggalkan jejak komentar

Diberdayakan oleh Blogger.