Regulasi Bitcoin, Darmin: Kalau Ketat, Inovasi Tidak Berkembang

- 6:40 AM

Berita Bitcoin - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo berbicara soal regulasi Bitcoin atau e-money di Indonesia. Hal tersebut disampaikan usai menyambangi Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian selasa malam (20/2/2018). Agus tiba sekitar pukul 20.15 WIB dan langsung bertemu Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution.

Usai pertemuan yang berlangsung selama sekitar satu jam ini, Agus langsung meninggalkan kantor Darmin. Mantan Menteri Keuangan ini tidak banyak berkomentar seputar pertemuannya dengan Darmin. "Kerja saja," ujar dia usai rapat di Kementerian Koordinator Perekonomian Jakarta.

Namun, di sisi lain, Darmin lebih terbuka terkait pertemuannya tersebut. Ia menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Agus membahas soal regulasi mata uang digital.

"Pemikiran mengenai regulasinya ketat apa longgar, macam-macam deh," ujar Darmin.

"Ya, artinya regulasi gimana mestinya ketat atau longgar. Kalau ketat bisa-bisa inovasi tidak berkembang. Kalau longgar bisa bablas," pungkasnya.

Baca juga: Sri Mulyani: Bitcoin Boleh Untuk Investasi, Tapi Tanggung Sendiri Risikonya

Darmin juga menambahkan, pembahasan tentang mata uang digital tersebut tidak hanya sebatas terkait e-money yang banyak dikembangkan oleh perusahaan fintech di Indonesia. Ada juga pembahasan tentang mata uang kripto, yaitu Bitcoin dan kawan-kawannya.

"Iya termasuk bitcoin, e-money lah secara umum," ungkap Darmin.

=== PORTAL SOHO ===
Penulis: Noval
Editor: Asrinur

Submit Public Comment Here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search