Header Ads

Kementerian Keuangan India Sebut Mata Uang Kripto Seperti Skema Ponzi


Kementerian Keuangan India Sebut Mata Uang Kripto Seperti Skema Ponzi

Bitcoin News - Kementerian Keuangan India Sebut Mata Uang Kripto Seperti Skema Ponzi. Dalam sebuah pernyataan resmi yang baru dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan India pada 29 Desember 2017, mereka memperingatkan penduduk India terhadap risiko yang terkait dengan perdagangan mata uang kripto. Sejauh ini perbandingan yang digunakan adalah aset berbasis blockchain seperti bitcoin merupakan sama seperti "skema Ponzi." Pernyataan tersebut merupakan peringatan ketiga tahun ini dari sebuah badan pemerintah di India, yang mengindikasikan tingkat kekhawatiran di antara regulator teratas di negara ini.

Seperti dilansir PortalSoho dari CoinDesk, Bank India sangat berhati-hati dengan telah mengeluarkan dua peringatan serupa di tahun 2017, satu di bulan Februari dan yang lainnya pada awal Desember 2017. Peringatan tersebut ditujukan kepada orang-orang yang memegang dan memperdagangkan mata uang kripto.

Namun, pernyataan baru dari Menteri Keuangan India tersebut lagi-lagi disebabkan oleh bagaimana pemerintah menanggapi lonjakan harga mata uang kripto di seluruh dunia.

India Sebut Mata Uang Kripto Seperti Skema Ponzi

"Harga bitcoin dan mata uang kripto lainnya seluruhnya merupakan spekulasi belaka yang mengakibatkan lonjakan dan ketidakstabilan harga mereka. Ada risiko gelembung investasi yang nyata dan tinggi terhadap jenis yang terlihat dalam skema Ponzi ... Kebutuhan konsumen untuk waspada dan sangat berhati-hati untuk menghindari terjebak dalam skema Ponzi semacam itu."

Baca juga: Singapura: Hati-hati Jika Investasi Pada Bitcoin

Di tempat lain dalam pemberitahuan tersebut, Kementerian Keuangan India menekankan bahwa India tidak mengakui adanya mata uang kripto sebagai tuntutan hukum dan bahwa tidak ada lisensi yang dikeluarkan di negara tersebut untuk mengizinkan pertukaran mata uang kripto apapun. Oleh karena itu, pengguna akan menanggung risiko finansial, operasional, hukum dan keamanan yang potensial saat berinvestasi dalam kripto.

Catatan dari Pemerintah India tersebut sepertinya langsung ditujukan kepada pedagang mata uang kripto yang ada di India, karena data dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa pertukaran mata uang kripto yang paling menonjol di India, Koinex, saat ini volume perdagangannya mencapai $115 juta per waktu 24 jam.

Peringatan yang juga penting adalah diskusi yang sedang berlangsung di India apakah dan bagaimana pengendalian mata uang kripto harus diatur di negara ini. Mahkamah Agung India sebelumnya telah mendesak berbagai instansi pemerintah untuk menanggapi sebuah petisi online yang menuntut peraturan yang tepat mengenai bitcoin.

Sebenarnya, pada bulan Agustus, tercatat bahwa usulan peraturan mata uang kripto telah diajukan ke Kementerian Keuangan, namun isi dan batas waktu peraturan tersebut masih belum jelas. Dengan demikian, pernyataan baru dari badan pemerintah mungkin masih memberi sinyal peraturan yang lebih ketat.

Baca juga: Korea Selatan Mulai Membahas Untuk Membuat Regulasi Perdagangan Mata Uang Kripto

Penulis: Noval Irmawan
Editor: Asri Nuryani

Tidak ada komentar

*Budayakan untuk meninggalkan jejak komentar

Diberdayakan oleh Blogger.