Header Ads

7 Alasan Kenapa Orang Sering Gonta-Ganti Nomor HP


Ini Alasan Kenapa Orang Sering Gonta-Ganti Nomor HP via okezone.com

Alasan Orang Sering Gonta-Ganti Nomor HP - Pada zaman dahulu kala, ketika handphone masih menjadi barang mahal bagi masyarakat Indonesia. Nomor HP atau telepon adalah sebuah identitas yang pantang untuk diganti. Bahkan, mengganti nomor HP bisa saja menjadi hal yang sangat fatal. Karena jika itu terjadi, orang tersebut harus siap-siap untuk kehilangan relasi bisnisnya.

Namun, di era sekarang ini orang-orang sudah menganggap bahwa mengganti nomor HP atau telepon merupakan sebuah hal yang biasa saja. Mereka yang melakukannya mempunyai segudang alasan itu.

Dari berbagai alasan yang ada, berikut PortalSoho rangkum 7 alasan kenapa orang-orang suka gonta-ganti nomor HP. Mungkin kamu pernah mengalaminya sendiri.

7 Alasan Kenapa Orang Sering Gonta-Ganti Nomor HP


1. Banyak Smartphone Dengan Fitur Dual SIM

Kalau dulu handphone masih menjadi barang mahal, dan tentu sim card perdananya pun harganya selangit. Kemudian didukung oleh pabrikan handpone yang hanya memberikan fitur satu sim card. Maka hampir mustahil orang untuk mengganti nomornya. Namun sekarang ini sudah tidak lagi demikian.

Era ini diawali oleh smartphone dengan kemampuan dual SIM, dimana pada perkembangan awalnya dimulai oleh HP produksi Cina. Lama-kelamaan, gaya HP Cina murah dengan sematan dual sim card ini pun diikuti oleh brand ternama lainnya. Saat ini para brand global terkemuka seperti Samsung, LG, Sony, dan lainnya tak malu lagi mengusung fitur dual SIM Card.

Bahkan fitur ini merambah smartphone flagship sekalipun. Namun tentu dengan model yang berbeda, yaitu slot hybrid. Ini adalah slot SIM yang bagian sekundernya bisa dikorbankan untuk microSD atau kartu SIM.

2. Sangat Murahnya Harga Paket Data

Pergeseran gaya teknologi menjadi alasan kenapa ada pula pergeseran gaya manusia dalam berkomunikasi. Dahulu manusia masih gandrung akan koneksi 2G. Kemudian Setelahnya digeser oleh 3G. Ini berdampak pada orang yang tak begitu lagi peduli dengan tarif telepon dan SMS. Dimana keduanya adalah fitur yang didukung oleh koneksi 2G.

Saat ini, operator seluler memberikan sebuah trend anyar, yaitu memberikan harga paket data dan jumlah kuota internet yang begitu menggoda dan sangat kompetitif. Tentu saja, trend saat ini sudah beralih kepada koneksi 4G LTE. Banyak operator seluler yang sudah mendukung jaringan 4G LTE dan memberikan paket data yang sangat murah. Banyak pilihan paket data dengan berbagai harga, dan jumlah kuota internet yang besar.

Kompetisi antar operator seluler ini semakin ketat kian harinya. Terkadang membuat banyak orang sulit memilih operator mana yang ingin digunakan. Tentu orang yang suka ganti nomor HP ini cukup jeli dengan fenomena ini. Bahkan mereka rela gonta-ganti nomor HP demi promo paket data murah dengan kuota yang besar.

3. Operator Seluler yang Mengecewakan

Alasan lain yang mungkin paling masuk akal dengan fenomena orang sering ganti nomor HP adalah kecewanya mereka terhadap operator seluler. Rasa kecewa ini datang karena jaringan operator kurang bagus di tempat mereka menggunakannya. Seperti tempat kerja atau di tempat yang sering dikunjungi.

Kadang kala di tempat tertentu sinyal jaringan atau internet memang melemah dibandingkan operator lain. Jadi mau tidak mau pengguna harus beralih ke operator lain yang lebih menjanjikan. Tentu untuk mendapatkan kenyamanan dalam berkomunikasi.

Orang akan meninggalkan operator bila sering terjadi masalah dengan kualitas jaringannya. Khususnya kecepatan dan konsistensi dari koneksi internet. Yang mana lebih berarti untuk tetap menjaga kesetiaan pelanggan dibandingkan kualitas suara atau coverage jaringan.

Alasan lain yang juga disebabkan karena kekecewaan terhadap operator seluler adalah karena nomor yang dipakai, pulsanya selalu tersedot oleh layanan premium. Layanan ini dapat berupa SMS premium atau Ring Back Tone (RBT) yang sebenarnya tidak diinginkan pengguna. Karena merasa tidak mau repot-repot untuk menghentikannya, sebagian orang memilih untuk langsung mengganti nomor HP ke operator lain.

Baca juga: Bisa Raup Puluhan Juta Perbulan, Mereka Hanya Seniman Instagram

4. Transparansi Tarif Operator Seluler

Sebagai pelanggan, biasanya orang menginginkan transparansi lebih dari persyaratan kontrak, struktur tarif dan atau biaya data. Terkadang pengguna sering merasa bingung dengan pilihan berbagai paket. Bahkan seringkali kita memilih persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang lebih mudah dimengerti daripada memilih harga yang murah namun banyak embel-embel dibelakangnya.

Perhitungan paket data internet dari operator seharusnya lebih transparan kepada pelanggan. Seringkali pelanggan tiba-tiba kehabisan kuota data internet padahal sudah mati-matian menggunakan paket data dengan bijak dan hemat.

5. Selingkuh Atau Berpaling

Alasan ini tentu lebih cocok buat orang yang masih muda-muda dan susah move on dari mantan kekasih. Karena merasa tidak ingin dihubungi doi lagi atau terganggu karena doi maksa banget minta balikan padahal kamu sudah punya pacar. Maka mengganti nomor HP adalah salah satu solusi yang tepat.

Selain itu, tidak aneh memang jika era saat ini orang punya banyak nomor HP atau telepon. Tetapi kalau sudah punya lebih dari dua maka patut dicurigai. Jangan-jangan nomor yang lain itu digunakan untuk pacar gelapnya, bahasa lainnya selingkuh.

6. Harga Kartu Perada Sangat Murah

Seperti yang sudah disinggung di awal. Bahwa pada masa silam, handphone dan kartu perdana masih menjadi barang mewah bagi sebagian orang. Namun akan beda ceritanya dengan sekarang. Orang terkadang sering tergoda dengan banyak diskon sana diskon sini. Termasuk diskon kartu perdana dengan embel-embel bahwa nomor yang diberikan adalah nomor cantik.

Kartu perdana yang sudah murah, ditambah lagi diskon yang semakin membuat harga sangat murah menjadi godaan ampuh orang untuk berganti nomor HP atau handphone.

7. Habis Masa Aktif

Untuk yang satu ini mungkin terbilang jarang. Namun bisa saja terjadi jika pengguna smartphone membedakan antara sim card untuk melakukan panggilan telepon serta sms dengan penggunaan internet serta sosial media. Keadaan ini seringkali membuat pengguna lupa untuk mengisi pulsa sebagai syarat bertambahnya masa aktif. Karena mungkin pengguna lebih sering menggunakan internet daripada menggunakan fitur sms dan telepon.

Gunakanlah Dengan Bijak

Itulah kenapa orang suka gonta-ganti nomor HP. Banyak alasan yang melatarbelakanginya. Banyak orang yang mempertimbangkan untuk tetap setia dengan satu operator, seperti layanan konsumen, kualitas jaringan, dan keamanan. Namun pertarungan marketing antar operator memang sengit untuk mendapatkan pelanggan selular baru. Tetapi mungkin banyak pula operator yang lupa, bahwa apa yang dilakukan operator setiap hari terkadang tidak dilakukan untuk mempertahankan pelanggan lama mereka.

Baca juga: Ini 7 Akun Penebar Kebencian di Instagram yang Mengatasnamakan Rakyat dan Agama

Penulis: Noval Irmawan
Editor: Noval Irmawan

Tidak ada komentar

*Budayakan untuk meninggalkan jejak komentar

Diberdayakan oleh Blogger.