Header Ads

Nasib Deddy Mizwar dan PKS di Tangan SBY-Prabowo


Nasib Dedy Mizwar di Tangan SBY-Prabowo via kompas.com

Nasib Dedy Mizwar di Tangan SBY-Prabowo - Pertemuan SBY dan Prabowo di Cikeas, Kamis (27/7) memiliki banyak tafsiran bagi perpolitikan Indonesia. Pertemuan tersebut pun membuah sedikit hasil yang menurut rumor adalah kemungkinannya kedua dedengkot politik ini untuk mengusung Deddy Mizwar di Pilgub Jawa Barat 2018.

Elite Partai Demokrat (PD) dan Gerindra Jawa Barat (Jabar) di ketahui bertemu untuk menjajaki kemungkinan menjadikan Deddy Mizwar sebagai calon mereka. Dan ini merupakan sinyal simpang siur terkait hubungan Gerindra dan PKS. Manuver Gerindra merapat ke Partai Demokrat di Jawa Barat bisa dibilang tak dinyana. Karena, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebelumnya sudah santer menggembar-gemborkan untuk bergandengan tangan dengan Gerindra mengusung duet Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu di Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018.

PKS sebelumnya melalui Presidennya langsung, Sohibul Iman menyatakan bahwa kesepakatan dengan Gerindra sudah sembilan puluh lima persen. Namun memang klaim PKS ini kemudian dimentahkan oleh Partai Gerindra. Waketum Gerindra Fadli Zon menegaskan belum ada kesepakatan soal calon yang akan diusung di Pilgub Jabar 2018.

Diberitakan bahwa Ketua DPD Gerindra Mulyadi bertemu dengan Ketua DPD Partai Demokrat Iwan Sulandjana. Deddy Mizwar pun ikut dalam pertemuan yang digelar di Hotel Holiday Inn, Bandung, Jumat (28/7).

Iwan Sulandjana mengatakan pertemuan itu dalam rangka mengintensifkan komunikasi kedua parpol jelang Pilgub. Namun memang belum ada deal soal calon yang akan diusung.

"Belum ada deal. Masih intensifkan komunikasi politik," ujar Iwan seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (29/7/2017).

Iwan sepertinya menutup rapat-rapat isi pertemuan tersebut. Dia hanya mengatakan DPD Partai Demokrat Jawa Barat masih menunggu keputusan DPP.

"Yang menentukan keputusannya adalah para ketum partai," lanjutnya.

Jika koalisi antara Partai Demokrat dengan Gerindra jadi, maka kemungkinan duet calon yang akan diusung adalah Deddy Mizwar-Iwan Sulandjana. Dan PKS bisa saja ditinggal oleh Gerindra, karena koalisi dengan Partai Demokrat sudah memberi satu tiket ke Pilgub Jabar.

Seperti diketahui Gerindra memiliki 11 kursi di DPRD Jabar, sedangkan Partai Demokrat 12 kursi. Sementara syarat untuk bisa mengusung calon di Pilgub Jabar adalah memiliki minimal 20 kursi.

[Penulis: Noval Irmawan]

Tidak ada komentar

*Budayakan untuk meninggalkan jejak komentar

Diberdayakan oleh Blogger.