Header Ads

NEM Foundation: Dana yang Dicuri Hacker dari Coincheck Belum Dikirim ke Bursa

NEM Foundation: Dana yang Dicuri Hacker dari Coincheck Belum Dikirim ke Bursa

News - Token XEM (NEM) senilai 58 miliar yen Jepang yang dicuri hacker minggu lalu masih bergerak. Menurut NEM Foundation, dari perpindahan token NEM tersebut belum ada upaya dari hacker untuk menjualnya di bursa.

Seperti diketahui bahwa sebanyak 523 juta XEM (NEM) dicuri hacker dari pertukaran mata uang kripto Jepang, Coincheck. Kejadiannya minggu lalu, dan pencurian ini disebut oleh beberapa pengamat sebagai pencurian oleh hacker pada pertukaran mata uang kripto terbesar sampai saat ini.

Baca juga523 Juta NEM Dibobol Hacker dari Coincheck, Bursa Mata Uang Kripto Jepang

Namun, meski ada laporan sebaliknya, mereka yang berada di balik serangan tersebut (hacker) belum mencoba menjualnya. Hal ini seperti pernyataan yang dikeluarkan oleh Foundation pada hari Rabu pagi.

"Tidak satu pun dana yang dicuri telah dikirim ke bursa manapun. Selama dana tersebut tidak dapat ditukar, mereka akan sangat sulit untuk melakukan likuidasi, terutama dalam jumlah besar," ungkap NEM Foundation.

Sebelumnya, Reuters telah melaporkan bahwa wakil presiden NEM Foundation, Jeff McDonald telah mengatakan bahwa peretas atau hacker tersebut telah mulai mencoba memindahkan token yang dicuri ke enam bursa berbeda untuk menjualnya.

Namun, informasi ini tidak sepenuhnya akurat, promotor NEM Europe, Paul Rieger menegaskan, bahwa anggota anak perusahaan NEM Foundation mengatakan ada sebelas 100 transaksi XEM dari salah satu rekening hacker ke akun "acak". Namun tidak ada yang terjual, tidak ada transaksi yang berhasil ditukar.

Reiger sebelumnya mengatakan bahwa kelompoknya memberi tag berisi XEM yang dicuri. Timnya juga membantu mengembangkan sebuah sistem untuk secara otomatis menandai XEM yang dicuri, juga akun yang mereka tampilkan.

Kemudian pada hari Rabu, The Japan News melaporkan bahwa XEM yang dicuri dipindahkan ke 20 akun berbeda selama lima hari, dengan serangkaian transfer pada tanggal 26 Januari (Jumat) dan 30 Januari (Selasa).

Surat kabar tersebut selanjutnya menyatakan bahwa Departemen Kepolisian Metropolitan sedang menyelidiki transfer ini sebagai upaya yang mungkin untuk memperlambat penyelidikan terhadap peretasan yang sebenarnya.

The Japan News selanjutnya mengklaim bahwa sembilan akun berbeda masing-masing mendapat paling sedikit 11.000 yen. Namun, tidak jelas dari mana The Japan News menerima informasi tersebut. Adapun NEM Foundation menolak untuk mengkonfirmasi klaim laporan tersebut.

Dalam pernyataannya, NEM Foundation mencatat bahwa akan sulit bagi peretas untuk melikuidasi sebagian besar XEM yang dicuri, dan pengembang token terus memantau akunnya.

Meskipun berita tentang pencurian tersebut tidak memiliki dampak besar pada harga XEM, berita bahwa Coincheck akan mengganti para dana investornya yang dicuri. Pihak NEM menawarkan harga lokal koin ke level tinggi di angka $ 1,22.

Baca juga: Bitcoin Akan Menjadi yang Paling Diburu Cyber Crime di 2018

Penulis: Noval irmawan
Editor: Asrinur

No comments

*Budayakan untuk meninggalkan jejak komentar

Powered by Blogger.